Rabu, 15 Agustus 2018

Agar Siaran Live Interaktif, Facebook Beli Perusahaan Baru Bray!

Agar Siaran Live Interaktif, Facebook Beli Perusahaan Baru


Sibray - Facebook mengakuisisi startup Vidpresso untuk membuat layanan siaran video 'Facebook Live' punya fitur yang lebih interaktif. Akuisisi ini dilakukan agar penonton Facebook Live bisa menambahkan polling atau komentar.

Vidpresso sendiri merupakan startup yang bekerja sama dengan beberapa stasiun televisi dan pembuat konten untuk membuat video online lebih interaktif.

Vidpresso menawarkan video interaktif dengan penonton lewat keberadaan polling media sosial, komentar, grafis, dan siaran langsung yang terintegrasi dengan Facebook, Youtube, Periscope, dan masih banyak lagi.

Tim dari Vidpresso mengatakan bergabungnya Vidpresso dengan Facebook memungkinkan Vidpresso mendapatkan perhatian yang lebih besar dari khalayak. Vidpresso bisa menawarkan teknologinya tidak hanya ke stasiun televisi atau pembuat konten saja, tapi juga ke para pengguna Facebook.

"Ini memberi kami kesempatan terbaik untuk mempercepat visi kami dan menawarkan cara sederhana bagi para pembuat konten dan penyiar untuk menggunakan media sosial dalam video siaran langsung pada tingkat kualitas tinggi," ujar Vidpresso.

Kesepakatan finansial dari akuisisi ini belum terungkap, namun dipastikan tidak akan membutuhkan dana yang besar. Sebab, sebelumbnya Vidpresso hanya mampu mengumpulkan US$120 ribu atau sekitar Rp1,7 miliar sebagai pendanaan tahap awal pada 2014.

Kerja sama Vidpresso dengan Facebook menunjukkan niat Facebook untuk mengembangkan pembuat konten semi-profesional agar bisa menyiarkan video-video menarik. Dengan kehadiran polling, grafis, kolom komentar, secara estetis para pembuat konten ini bisa bersaing dengan para pemain besar seperti stasiun televisi maupun pembuat konten profesional.

Facebook Live telah menampilkan 3,5 juta siaran hingga hari ini. Facebook Live juga membuat interaksi enam kali lebih banyak daripada video tradisional. Kendati demikian, kebanyakan pengguna Facebook tidak memiliki konten yang cukup menarik untuk melakukan siaran langsung.

Hanya figur publik, game streamer, dan stasiun televisi yang memiliki konten menarik. Oleh karena itu interaksi yang tinggi ini justru juga bisa menekan penyiar apabila kontennya tidak menarik.

Facebook sebelumnya juga telah memberikan layanan video yang interaktif. Khususnya kehadiran fitur Lip Sync Live dan Talent Show yang membuat pengguna bisa mengirimkan video mereka ketika bernyanyi, demikian dilansir dari TechCrunch.