Rabu, 15 Agustus 2018

Aplikasi Twitter Versi Ringan (Lite Version) Resmi Dirilis

Aplikasi Twitter Versi Ringan (Lite Version) Resmi Dirilis


Sibray - Dilansir Dari Sibray Tekno, Aplikasi Twitter versi 'ringan' atau dikenal dengan nama Twitter Lite telah tersedia untuk diunduh untuk pengguna Android di Indoensia.

Aplikasi yang pertama kali diluncurkan pada bulan April 2017 hanya butuh memori sebesar 3 MB dengan pemakaian data yang lebih sedikit. Twitter Lite juga bisa bekerja hanya dengan dukungan koneksi 2G dan 3G.

Tak kalah dari aplikasi Twitter, versi ringan ini juga memiliki fitur 'push notifications' dan cuitan bersambung (thread). Selain itu, apliaksi ini juga menyediakan mode 'hemat penggunaan data' yang membuat pengguna bisa memilih secara manual foto dan video mana yang ingin dilihat agar ponsel tak boros data internet.

Pada bulan Mei lalu, Google mengatakan bahwa pengguna Twitter Lite sudah meningkat 50 persen lebih banyak dari sejak peluncuran versi pertamanya. Jumlah kunjungan ke laman Twitter Lite disebut juga mengalami peningkatan sebesar 60 persen.

Saat ini, perusahaan yang didirikan oleh Jack Dorsey tersebut dikabarkan telah melakukan perbaikan di sisi performa dan mampu memuat laman 30 persen lebih cepat dari versi terdahulunya.

"Terdapat sejumlah hambatan untuk menggunakan Twitter bagi sebagian orang, seperti misalnya layanan koneksi mobile yang lambat, harga data yang mahal, atau kurangnya memori pada ponsel Anda untuk mengunduh aplikasi Twitter," tulis perusahaan tersebut dalam sebuah postingan blog resmi.

Dilansir dari CNet, Twitter Lite kabarnya memang ditujukan untuk para pengguna Twitter di negara-negara berkembang yang tidak memiliki akses internet sebaik di negara-negara maju.

Selain di Indonesia, pada Senin (13/8) Twitter Lite juga diluncurkan di 20 negara berkembang lainnya seperti Argentina, Kenya, dan Turki. Sebelumnya, aplikasi ini sudah lebih dulu tersedia di 25 negara termasuk beberapa negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

"Ketika mengembangkan produk-produk baru, kami ingin memastikan bahwa apa yang kami buat memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman terbaik, di mana pun mereka berada," tulis Twitter dalam blog-nya.