Minggu, 05 Agustus 2018

Tak Lagi Datar, Google Maps Rilis Tampilan Bumi Bulat di Petanya

Tak Lagi Datar, Google Maps Rilis Tampilan Bumi Bulat di Petanya


Sibray - Bagi pecinta jalan-jalan, Google Maps saat ini tentu menjadi aplikasi yang sangat penting.

Fitur yang dimiliki peta digital keluaran Google ini bisa memudahkanmu mencari suatu tempat, menunjukkan jalan, hingga mengetahui jarak tempuh satu tempat ke tempat lain.

Awal pekan ini, Google Maps merilis beberapa pembaruan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya.

Dari postingan akun Twitter resmi Google Maps (@googlemaps) 3 Agustus 2018 lalu, merilis pemutakhiran antarmuka.

Kalau biasanya kita melihat peta dua dimensi (2D), kini sudah tersedia versi tiga dimensi (3D) atau yang disebut 3D Globe Mode.

3D Globe Mode memberikan perspektif yang lebih akurat Bumi dalam bentuk bulat.

Lyanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google itu juga menyebut skala tiap wilayah lebih presisi dalam versi 3D daripada 2D.

Contohnya, Greenland terlihat sama besar dengan Afrika ketika dilihat dari perspektif 2D.

Padahal ukurannya jelas berbeda dan pengguna bisa melihatnya ketika secara full di-zoom out.

Perubahan perspektif ini sekaligus mengindikasikam, Google mendukung teori Bumi bulat, bukan datar.

Untuk sementara, Google Maps 3D Globe Mode baru tersedia dalam versi dekstop.

Belum jelas kapan fitur 3D Globe Mode dapat digunakan di android.